Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

HMTPWK UNUTARA Gelar SPASIAL V, Perkuat Kompetensi Mahasiswa Melalui Survei dan Pemetaan Lapangan

KoranMalut .Co.Id — Himpunan Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (HMTPWK UNUTARA) menyele...


KoranMalut .Co.Id
— Himpunan Mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (HMTPWK UNUTARA) menyelenggarakan Studi Pengenalan Akademik dan Survei Pemetaan Lapangan (SPASIAL V) sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan akademik dan keterampilan mahasiswa dalam memahami kondisi wilayah secara langsung.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini resmi dibuka di Aula UNUTARA, Selasa (22/09/2026). Dua hari pertama dilaksanakan di lingkungan kampus, sedangkan dua hari berikutnya akan dilaksanakan di Pulo Tareba melalui rangkaian kegiatan observasi, survei, pengumpulan data, dan pemetaan wilayah.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ibrahim Husni, ST., MSP. Dalam arahannya, Ibrahim menekankan pentingnya pengalaman lapangan bagi mahasiswa Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. Menurutnya, pembelajaran PWK tidak cukup hanya melalui pemahaman teori di ruang perkuliahan, tetapi juga harus diperkuat dengan kemampuan mengamati dan memahami kondisi wilayah secara langsung.

«“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori di ruang perkuliahan, tetapi juga perlu memiliki pengalaman mengamati kondisi wilayah secara langsung serta memahami berbagai persoalan yang terdapat di lapangan,” ujar Ibrahim.»

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik dan menjadikan SPASIAL V sebagai ruang pembelajaran untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas wilayah.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Safrudin S. Manyila, ST., MSP., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, SPASIAL menjadi salah satu sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam mengenali karakteristik wilayah, melakukan pengumpulan data primer, serta memahami proses perencanaan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

«“Melalui SPASIAL, mahasiswa tidak hanya belajar melakukan survei dan pemetaan, tetapi juga memahami bahwa proses perencanaan harus dibangun berdasarkan data dan kondisi nyata wilayah,” kata Syafrudin.»

Ia menambahkan bahwa kemampuan membaca dan memahami wilayah merupakan salah satu fondasi penting dalam keilmuan PWK. Sebelum merumuskan suatu rencana, seorang perencana harus mampu mengenali kondisi eksisting, karakteristik wilayah, potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat.

Ketua Umum Formatur HMTPWK UNUTARA, Rifaldi M. Alhadad, mengatakan bahwa SPASIAL V diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan survei dan pemetaan sekaligus membangun kemampuan kerja sama dan kerja lapangan.

«“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan survei dan pemetaan, sekaligus menghubungkan pengetahuan akademik dengan kondisi wilayah yang mereka temukan di lapangan,” ujar Rifaldi, yang akrab disapa Aldi.»

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun sikap kritis, ketelitian dalam mengumpulkan data, kemampuan bekerja dalam tim, serta kepedulian terhadap persoalan ruang dan wilayah.

Melalui SPASIAL V, HMTPWK UNUTARA mendorong mahasiswa untuk memahami bahwa perencanaan wilayah dan kota tidak hanya berbicara tentang teori dan peta, tetapi juga tentang kemampuan membaca ruang, memahami kondisi masyarakat, mengolah data, dan merumuskan perencanaan berdasarkan realitas wilayah.**(red).

Tidak ada komentar