HALUT. KoranMalut.Co.Id - Masyarakat Pemuda dan Pemudi yang terbingkai dari lembaga adat Pagu, Meminta PT.NHM Agar Menghargai Adat Pagu se...
Hari kami turun tempat di pintu masuk PT NHM. Karena hal ini muncul dari kesadaran persoalan suku Pagu, yang namanya Suku pasti ada wilayah-wilayahnya Identitas nya ada budaya-budaya nya dititik pkan para leluhur-lehur kami, Mulai dari smpe Lame, Artinya operasi PT NHM berada di atas tanah Pagu.
Andras Ngece, Korlap Pemuda Adat Pagu, Kepada KoranMalut.co.id, "Jadi keresahan itu muncul sekian lama operasi Perusahaan di atas Tanah pagi dan Wilayah Adat Pagu tapi sekian lama operasi di atas Tanah Adat Pagu, Tapi tidak di hargai oleh pihak PT NHM".
Torang di akui sebagai pemilik yang sah atas tanah ini, sebagai tuan pemilik atas tanah ini.
Kita tidak bicara soal tanggung jawab sosial 1% atas perusahaan ini, tapi torang hanya ingin di istimewa kn di hormati atas pemilik tanah ini. ungka Korlap
Kalau soal hak wilayah juga di atur dalam undang-undang Dasar, Ada pengakuan harus menghormati komunitas Adat, kemudian rentetan aturan terkait dengan undang-undang pokok Agraria itu kalau misalkan wilayah itu adalah wilayah adat maka negara harus menghargai itu, Karena tuan tanahnya masi hidup maka Negara harus menghargai itu, Kalau misalkan tuan tanah suda tiada maka Negara abil alih sesuai dengan ketentuan undang-undang.
Tuntutan aksi hari ini, yang pertama kami menolak keras Struktur menagmen PT NHM, yang kedua menolak keras Asisten seluruh menegman yang pada intinya meneger mendidik Asisten untuk generasi lingkar tambang
Aksi bisu ini intinya semacam maraju, jadi tuan tanah maraju di perusahaan jadi kami datang secara santun sebagai mana organ adat, kita juga tidak kritik soal 1% Perusahaan.
Kami butuh ada ruang yakni ruang dialog, Desak kontraktor lokal supaya ada CSRnya yakni harus di prioritas Suku Pagu.
Perusahaan harus menghargai masyarakat adat sebagai Tuan dari tanah ini, terkait dengan ruang komunikasi ruang dialogis, Mari kita duduk Diskusi bersama. kata Junesfon Andres Ngece. Korlap. Tuturnya.**(red/km)
