HALSEL, KoranMalut.Co.Id - Pencarian Saiful Kasim (35), Nelayan Desa Orimakurunga yang hilang saat melaut oleh team gabungan Basarnas Ter...
Muhamad Arafah Selaku Kepala Basarnas Ternate, kepada wartawan mengatakan, "bahwa sesuai SOP basarnas telah melakukan pencarian terhadap korban selama tujuh hari namun belum menemukan tanda keberadaan korban, sehingga operasi Sar pun ditutup. Dengan kesimpulan korban di nyatakan hilang," Tuturnya
Pihaknya, lanjut Arafah, telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban. Pihak keluarga pun telah mengikhlaskan kepergian korban serta mengucapkan terimakasih kepada team sar yang telah membantu untuk melakukan pencarian.
Walaupun operasi sar telah di tutup namun pihaknya tetap melakukan pemantauan. Apabila sewaktu-waktu baik itu dari nelayan maupun masyarakat yang melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melaporkan ke pihak agar ditindaklanjuti kembali. Karena informasi telah di sampaikan kepada para nelayan maupun kapal-kapal yang melintas di lokasi kejadian agar segera melapor ke basarnas apabila menemukan korban.
Arafah mengucapkan, terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan operasi sar selama tujuh hari ini, baik itu dari TNI/Polri, Masyarakat serta pihak keluarga. tutur arafah.
Dengan telah di tutupnya operasi sar, maka seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.
Seperti diketahui peristiwa naas tersebut terjadi pada Tanggal 11 Juni 2020 pukul 16.00 Wit, Korban pergi Memancing di rompon depan pulau Taneti. Namun korban tidak kembali lagi. Masyarakat Setempat sudah berusaha mencari korban namun tidak ditemukan. Korban menggunakan longboat warna kuning, putih, biru.**(hhk)
