KoranMalut.Co.Id - Morotai Utara, 17 Agustus 2026— Upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HU...
KoranMalut.Co.Id - Morotai Utara, 17 Agustus 2026— Upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, berlangsung lancar dan khidmat, Senin (17/8/2026).
Camat Morotai Utara, Rosita Mandea bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut.
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, hingga laporan Komandan Upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan persiapan pengibaran Sang Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Morotai Utara.
Dalam upacara tersebut, Fahmi Rahman Yusuf dipercaya sebagai Komandan Upacara. Fahmi merupakan lulusan Bintara Polri Angkatan 40 tahun 2016 dan saat ini bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Bere-Bere.
Sementara Aljufri Dohu bertindak sebagai Perwira Upacara. Ia merupakan lulusan Bintara Polri Angkatan 28 tahun 2006 dan saat ini menjabat sebagai Kanit Binmas.
Pasukan Pengibar Bendera yang bertugas merupakan putra-putri terbaik Kecamatan Morotai Utara yang sebelumnya mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Purna Paskibraka Kecamatan Morotai Utara.
Dalam susunan pasukan, Furkan Mandea bertugas sebagai Danpok Pasukan Pengibar, Fendrius Horowai sebagai pengapit kanan pembawa bendera, Fatan Abdul Hamid Kelmanutu sebagai pengapit kiri pembawa bendera, Rahman Lastori sebagai pengapit kanan pendamping pembawa bendera, dan Aditya Muhlis M. Ano sebagai pengapit kiri pendamping pembawa bendera.
Selanjutnya, Khiana Anindya Drakel bertugas sebagai ekor kanan Pasukan Delapan, Siti Humaira Hamisi sebagai ekor tengah, dan Safitri Hasan sebagai ekor kiri Pasukan Delapan.
Sementara Devita Sari Sara dipercaya sebagai pembawa bendera dan Hafiza Saratu sebagai pendamping pembawa bendera. Untuk Pasukan Delapan, Yuken Brain Kadim bertindak sebagai Danpok, Ridho Danarsa Nurdin sebagai pembentang bendera, serta Yuda Faris sebagai pengait bendera.
Setelah prosesi pengibaran Sang Merah Putih, upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, peringatan detik-detik Proklamasi, pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua PGRI Kecamatan Morotai Utara, serta pembacaan doa oleh Kepala Kementerian Agama Kecamatan Morotai Utara.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan Andika Bhayangkari, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, hingga Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara.
Usai pelaksanaan upacara, Camat Morotai Utara Rosita Mandea menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang terbatas.
“Ya, Alhamdulillah. Kegiatan hari ini berjalan dengan lancar. Mungkin dengan keterbatasan waktu saat persiapan kegiatan, tetapi Alhamdulillah semua tim yang terlibat dalam kegiatan ini bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Rosita.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan upacara tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, petugas upacara, Paskibra, aparat keamanan, hingga seluruh unsur yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Rosita juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, khususnya para pelajar tingkat SMP dan SMA, agar momentum peringatan 17 Agustus tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan untuk meningkatkan semangat belajar dan jiwa nasionalisme.
“Semoga momentum 17 Agustus ini bisa meningkatkan semangat mereka, semangat belajar mereka, dan semangat meningkatkan jiwa nasionalisme mereka,” katanya.
Ia berharap semangat kemerdekaan terus tumbuh di kalangan generasi muda Morotai Utara sehingga mereka dapat menjadi generasi yang memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, berprestasi, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan persembahan lagu-lagu nasional oleh Grup Yanger Thabailenge Desa Sakita(red/tim)
Tidak ada komentar