KoranMalut.Co.Id — Ketua DPD II KNPI Kabupaten Pulau Morotai, Julkifli Samania, mengapresiasi langkah Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua yang...
KoranMalut.Co.Id — Ketua DPD II KNPI Kabupaten Pulau Morotai, Julkifli Samania, mengapresiasi langkah Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua yang dinilai semakin berhati-hati dalam mengelola keuangan daerah di tengah keterbatasan fiskal.
Julkifli menilai, anggaran sebesar Rp17,16 miliar yang ditransfer ke pemerintah daerah harus dikelola secara cermat dan diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Bupati Rusli Sibua dalam menjaga disiplin fiskal daerah. Di tengah kondisi keuangan seperti sekarang, setiap anggaran harus benar-benar dipastikan penggunaannya tepat sasaran dan menyentuh kepentingan masyarakat,” ujar Julkifli.
Menurutnya, kebijakan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan anggaran pada semester II 2026 dengan memprioritaskan kebutuhan mendesak merupakan langkah yang perlu didukung. Ia menilai, pemerintah daerah harus mampu menentukan skala prioritas di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan publik.
“Langkah Bupati sangat tepat. Di tengah arus cash flow yang belum berimbang, kepala daerah harus ekstra hati-hati menjaga ruang fiskal. Jangan sampai anggaran yang terbatas justru habis untuk kepentingan yang tidak menjadi prioritas masyarakat,” tegasnya.
Julkifli juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, pemerintah harus dapat membedakan kebutuhan yang mendesak dengan program yang masih dapat ditunda.
“Kita tidak punya dana cadangan. Pinjaman kita juga sudah terhitung sebagai utang sejak pemerintahan sebelumnya. Karena itu, setiap kebijakan harus mengedepankan kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, KNPI Kabupaten Pulau Morotai mendukung kebijakan pemerintah daerah sepanjang diarahkan untuk memperbaiki tata kelola keuangan, menjaga stabilitas fiskal, serta memastikan anggaran digunakan secara transparan dan tepat sasaran.
“Kami di KNPI tentu akan terus memberikan dukungan terhadap kebijakan Bupati Morotai ke depan, sepanjang kebijakan tersebut benar-benar untuk kepentingan masyarakat, dilakukan secara transparan, dan anggarannya tepat sasaran,” pungkas Julkifli.
Dengan kondisi fiskal yang masih membutuhkan kehati-hatian, pengelolaan anggaran pada semester II 2026 menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. **(tef/tim).

Tidak ada komentar