Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Bupati Halbar Sampaikan Hasil Musrenbang Betul-Betul Kerangka Peningkatan Pendapatan Masyarakat

Foto: Bupati Halmahera Barat James Uang  Jailolo, KoranMalut.Co.Id - Hasil Musrenbang yang dituangkan dalam RKPD akan menjadi bahan dasar pe...

Foto: Bupati Halmahera Barat James Uang 
Jailolo, KoranMalut.Co.Id - Hasil Musrenbang yang dituangkan dalam RKPD akan menjadi bahan dasar penyusunan KUA-PPAS maupun APBD Halmahera Barat, Maluku Utara.

Hal ini disampaikan Bupati Halbar, James Uang, saat membuka Forum Lintas Perangkat Daerah yang berlangsung di aula kantor bupati lantai dua, Kamis, (7/3/2024).

Kegiatan dengan tema "Menciptakan Kemandirian dan Daya Saing Ekonomi yang Berkelanjutan" itu dihadiri pimpinan OPD dan para Camat se Halbar.

James menyampaikan, hasil-hasil musrenbang yang dituangkan dalam RKPD akan menjadi bahan dasar dalam penyusunan KUA-PPAS maupun penyusunan APBD, sehingga tidak ada lagi usulan-usulan diluar RKPD.

"Tidak ada lagi program-program siluman, dan hasil musrenbang juga betul-betul dalam kerangka peningkatan pendapatan masyarakat," ungkapnya.

Orang nomor satu di Pemda Halbar ini mengatakan, perencanaan pembangunan daerah terdiri dari beberapa tahapan di mulai dari musrenbang desa, kecamatan, forum perangkat daerah, musrenbang kabupaten, fasilitasi pemerintah provinsi hingga penetapan RKPD.

"Oleh karena itu forum OPD ini, merupakan suatu jembatan antara musrenbang tingkat desa dan kecamatan dengan musrenbang di tingkat kabupaten, provinsi dan pusat," ujarnya.

Politisi Demokrat Halmahera Barat ini menjelaskan, pelaksanaan kegiatan forum OPD ini, merupakan salah satu tahapan wajib dilaksanakan, dalam proses penyusunan RKPD sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah halmahera barat 2021-2026.

"forum OPD ini, sangat penting dalam membahas usulan kecamatan, dan mempertajam rencana kerja dan belanja pembangunan perangkat daerah," tandasnya.

Ia harapkan RKPD 2025 nanti dapat  menjawab tantangan rendahnya kualitas sumber daya manusia, perubahan iklim dan cuaca serta penerapan teknologi digital dalam pelayanan publik, dan revolusi industri 4.0 serta mampu menjadi solusi terhadap isu-isu strategis yang berkaitan dengan dinamika penduduk, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, infrastruktur pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia.

"Saya mengajak pada seluruh peserta forum OPD agar melaksanakan fungsi forum ini secara optimal, dalam rangka memadukan program dan kegiatan baik antar sektoral, maupun antar wilayah," ucapnya.

Sementara Kepala BP3D Julius Marau menambahkan, forum lintas perangkat daerah ini dilaksanakan, dalam rangka penyelarasan program kegiatan usulan desa melalui musrenbang kecamatan, kemudian pokok-pokok pikiran DPRD, dan Renja OPD.

"Usulan-usulan ini akan didiskusikan oleh Camat yang mewakili desa-desanya, kemudian OPD yang didampingi oleh perencanaannya, dan kira-kira usulan desa mana yang akan diakomodir, dan 2025 ini kita fokus pada program kegiatan yang mendukung  kemandirian dan daya saing ekonomi," pungkasnya.**(riko).

Tidak ada komentar