Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

FPB Gelar Aksi Palang Jalan Desa Jaubala Morsel

MOROTAI, KoranMalut.Co.Id -  Warga Morotai Utara, yang terdiri dari tiga desa yang tergabung dalam Front Pemuda Bersatu (FPB) menggelar aksi...


MOROTAI, KoranMalut.Co.Id - Warga Morotai Utara, yang terdiri dari tiga desa yang tergabung dalam Front Pemuda Bersatu (FPB) menggelar aksi palang jalan.

Aksi ini merupakan bentuk keresahan dan kekecewaan warga tiga desa yakni Desa Joubela, Desa Totodoku dan Desa Mandiri terhadap pihak DPRD dan Pemda Pulau Morotai dalam hal ini pihak PDAM.

Amatan media ini, Senin (18/07), Aksi palang jalan bertempat di Desa Joubela, Kecamatan Morotai Selatan, sekira pukul 10.00 WIT.

Dalam aksi ini para masa aksi menuntut pertama, menagih janji DPRD Morotai tiga tahun silam soal swering (talud penahan ombak) yang tidak terealisasi. Kedua, Dinas PDAM Morotai tinjau air bersih desa Jaoubela, Totodoku dan mandiri di Kecamatan Morotai Selatan. Ketiga, meminta Pemda Morotai berikan fasilitas mobil sekolah. Dengan slogan "DPRD jangan amnesia (janji tiga tahun lalu)".

Sebagaimana yang disampaikan oleh Koordinator Aksi Riswan Kurung dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk protes kami selaku warga tiga desa kepada pihak DPRD dan Pemda Pulau Morotai. Sehingga kami selaku warga tiga desa melakukan pemalangan jalan.

Menurutnya, soalnya janji, pihak DPRD Morotai sejak pada tahun 2019 bahwa akan mengambil langkah untuk membijaki masalah yang dihadapi oleh warga tiga desa ini. Namun, sudah tiga tahun lebih DPRD hanya tinggal diam saja, ucap Riswan dengan sikap kesal dalam orasinya.

Kata Riswan bahwa kami juga pernah hearing dengan mereka (DPRD) pada tahun 2019 lalu terkait tuntutan masyarakat, tetapi apa yang terjadi yang ada hanya proses pembodohan yang dilakukan oleh pihak DPRD alias jani palsu yang diberikan kepada kami.

Sebab, Riswan bilang Dong datang kemari hanya foto-foto tapi Tara ada langkah untuk perbaiki talud. Begitu juga dengan soal air bersih. Hal ini yang membuat kami selaku warga tiga desa lakukan pemalangan jalan, tuturnya.

"Jika pihak DPRD punya model seperti ini maka kedepannya kita tidak usah pilih mereka lagi, soalnya tanggungjawab mereka selaku penyambung lidah rakyat tidak bisa berbuat apa-apa selama mereka ber DPRD" tegasnya

Maka, diharapkan Pemerintah dan DPRD Morotai segera Menanggapi Aspirasi kami, Mengingat Pada Area Ini adalah fasilitas jalan umum menuju Ibu Kota Kabupaten, Jika Tak direalisasi maka kami akan lakukan pemalangan jalan terus hingga aspirasi kami didengar, pungkasnya.**(red/tim).

Tidak ada komentar