TOBELO, Koranmalut.Com, - Korban Investasi bodong PT Global Inves, (GI), Tobelo Kabupaten Halmahera Utara sabtu (03/11/2018), geram atas ...
Tak hanya itu, kejadian kemarahan Abas sudah berulang kali, hingga membuat resah warga sekitar. betapa tidak, kemarahan abas dengan aksi brutal juga menjadi kemarahan para korban lainnya. bahkan kemarahan membuat heboh di sekitar Jalan Baru Desa Gamsungi.
" kami marah karena pengelola investasi Nurhayati dan Frisca suda dua bulan terakhir belum ada kejelasan pengembalian uang inves para korban, tuntutan korban dikarenakan uang yang di inves berkisar diatas 300 hingga miliyaran rupiah, kami minta Polres Halut harus menindak tegas atas perlakuan Nurhayati dan Frisca, yang telah menipu kami. " terang Abas, Korban Investasi, sabtu (03/11/2018).
Menurutnya, masaalah ini suda di mediasi oleh Polda Malut dan Polres Halut, dan diberikan kesempatan untuk di cairkan uang inves para korban. Namun, penyelesaian ini tidak berbuah hasil, sebab Nurhayati dan Frisca suda menghilang sejak pencairan terakhir dibulan Agustus 2018 lalu." mereka mengatakan perusahannya ada aman jika di investasi, dengan mengiming iming kekayaan bunga yang besar, sehingga para warga berbondong bondong untuk menginvestasi, kami rasa Polres Halut lemah dalam menangani kasus ini. " tegas Abas.**(fab)
