TERNATE, Koranmalut.Com, - Harga telur di Kota Ternate sepakan terakhir kian meroket. Harga telur di pasar higenis Gamalama Ternate menca...
Uthi, salah satu pedagang dan pengecer telur di pasar tradiosional Gamalama Ternate mengatakan, penyebab kenaikan harga telur lantaran adanya kenaikan harga dari distributor klaster besar yang mendistribusi telur ke pasar.Sabtu 21/07/2018
Selain itu faktor kurangnya stok dari luar kota seperti Surabaya dan Makassar menjadi penyebab lonjakan harga.
“ Saat ini kebutuhan bahan pokok di Ternate masih ketergantungan dari luar kota, termasuk telur sekitar 85 persen didistribusi dari Surabaya, Makasar dan manado dikarenakan peternak lokal kita yang terbatas untuk memenuhi permintaan pasar. Hal ini seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Propinsi Maluku Utara untuk memenuhi pangan daerah.
Namun sampai saat ini kebijakan itu belum dilakukan sehingga kita masih terus ketergantungan stok pangan dari daerah lain,” ujar Kabid Perdagangan Disperindag Kota Ternate, Chairul Saleh Arif.
Chairul menyebut penyebab terjadi lonjakan harga telur selain cuaca pasokan dari luar juga menjadi penyebab terjadinya kenaikan harga di sentral produksinya. Selain itu penyediaan bahan pakan yang diimpor sehingga mempengaruhi inflasi harga pasaran telur di Kota Ternate. “ adanya lonjakan harga dipusat sentral produksi dan distributor otomatis dengan alasan cuaca, mahalnya biaya transportasi dan sebagainya tidak bisa abaikan, tapi kita menjamin tidak ada penimbunan kareana ada tindakan operasi pasar dari satgas pangan,” tegas Chairul.
Untuk diketahui terkait operasi pasar yang menjadi konsen Disperindag kota Ternate saat ini tidak ada lagi alokasi anggaran, sebelumnya tahun anggaran 2017 dialokasikan senile Rp150 Juta. “ problemnya kita tidak lagi mendapat alokasi anggaran operasi pasar di tahun 2018, “ ungkap Chairul.tuturnya
Rep/Red (Af)
