TERNATE, Koranmalut.Com - Disperindag Kota ternate melakukan pembongkaran paksa lapak pedagang yang berada di kawasan pasar kota baru, Kam...
Pembongkaran lapak pedagang dan pemukiman warga diatas tanah yang dikuasai Pemerintah Kota Ternate dikawal ketat Polisi dan aparat TNI. Dalam aksi pembongkaran dikerahkan 100 personil anggota Satpol PP yang diback up instansi teknis diataranya Dinas Perkim dan PU, Dinas Kebersihan, Dishub dan Satgas pasar.
Pasar yang berdiri sejak puluhan tahun itu tepatnya di kawasan reklamasi kecamatan Ternate Selatan, yang dikuasai oleh Pemkot Ternate mestinya diperuntukan pasar tradisional kini beralih fungsih.
Pasalnya lahan yang diperuntukan pasar tersebut dimanfaatkan pihak kedua selaku pengelola dengan menyewakan kepada warga untuk dijadikan pemukiman. Kini Pemkot Ternate melalui Disperindak merencanakan pembangunan pasar rempah-rempah, menggunakan anggaran DAK APBN 2018 dengan batas waktu pelaksanaan pekerjaan 180 hari kalender yang harus dimulai pada bulan Juni hingga September 2018 diatas lahan tersebut.
“ Sekarang yang dilakukan memang untuk sentral perdagangan, kalau khusus untuk pedagang menjadi tanggungjawab kita untuk rencana pembangunan pasar, memang ada upaya penolakan dari beberapa pedagang yang disinyalir menolak diesekusil antaran tidak adanya upaya ganti rugi maupun relokasi yang fasilitasi Pemkot karena anggaran yang dialokasikan hanya untuk pembangunan pasar,tidak diperuntukan yang lain,” ujar Kabid perdagangan Disperindak Kota Ternate, Chairul Saleh Arif.
Meski demikan, Disperindak Kota Ternate memberikan toleransi karena pertimbangan bulan puasa Ramadan. “ Alhamdulillah Setelah dilakukan sosialisasi intens dan negosiasi bersama pedagang maupun warga setempat, walhasil selama aksi pembongkaran berlangsung tidak ada kendala, berarti itu yang diharapkan,”ungkap Chairul.
Aksi pembongkaran lapak dimulai pukul 08.30 Wit dan direncanakan pembersihan hingga dua hari kedepan. “ gabungan personil yang diturunkan untuk pengamanan sebanyak 25 anggota Polres, 12 aparat TNI Kodim Ternate dan 100 anggota Satpol PP. Sejak dimulainya pembongkaran hingga pukul 18.00 Wit,situasi kawasan pasar masih kondusif ” kata Kabag Ops Polres Ternate R.Simangunsong saat memimpin pengamanan pembongkaran.
Rep/Red (wa)
