Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Pemkab Halut Tandatangani Kesepakatan Bersama Yayasan Simpul Kemanusiaan Indonesia

KoranMalut.Co.Id — Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Yayasan Simpul Kemanusiaan Indonesia tent...


KoranMalut.Co.Id —
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Yayasan Simpul Kemanusiaan Indonesia tentang Peningkatan Kapasitas, Pembekalan dan Penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Kabupaten Halmahera Utara.

Kesepakatan Bersama tersebut tertuang dalam Nomor 600/855.a/HALUT/IX/2026 dan Nomor 627/SKEP/DIR/-YSKI/IX/2026.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bersama Ketua Pembina Yayasan Simpul Kemanusiaan Indonesia Rusli Kuwantto, bertempat di Ruang Meeting Bupati Halmahera Utara, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Utara E.J. Papilaya, Kepala Dinas Nakertrans Jefry Fudy Hoata, Kepala Bagian Hukum Doraino Hohary, Ketua Sinode GMIH Kemakmuran Pdt. Demianus Ice, Ketua Sinode GMIH Pembaharuan Pdt. Enselmus Puasa, serta Rektor Universitas Hein Namotemo.

Sebelum penandatanganan, kegiatan diawali dengan pemaparan dari Pembina Yayasan Simpul Kemanusiaan Indonesia, Rusli Kuwantto, terkait program fasilitasi peningkatan kapasitas, pembekalan, serta penempatan calon pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Halmahera Utara.

Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kerja sama ini dapat menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat Halmahera Utara, termasuk peluang bekerja di luar negeri.

Namun demikian, Bupati menekankan pentingnya kesiapan calon pekerja sebelum ditempatkan di negara tujuan.

“Yang menjadi pertanyaan adalah kesiapan calon pekerja. Tenaga kerja harus dilatih terlebih dahulu, baik keterampilan maupun bahasa negara yang dituju, termasuk memahami negara mana yang menjadi tujuan,” ujar Piet Hein Babua.

Ia menegaskan, pembekalan menjadi hal penting agar calon pekerja migran asal Halmahera Utara benar-benar memiliki kesiapan sebelum diberangkatkan dan ditempatkan di luar negeri.

“Sehingga calon pekerja kita betul-betul siap,” tegasnya.

Melalui kesepakatan bersama ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap proses peningkatan kapasitas dan pembekalan calon pekerja migran dapat dilakukan secara terarah, sehingga masyarakat yang memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri memiliki keterampilan dan kesiapan yang memadai.**(red).

Tidak ada komentar