KoranMalut.Co.Id - Komitmen dan kinerja luar biasa Polres Ternate dalam melindungi kelompok rentan mendapatkan pengakuan di tingkat nasional...
KoranMalut.Co.Id - Komitmen dan kinerja luar biasa Polres Ternate dalam melindungi kelompok rentan mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Polres Ternate resmi dianugerahi penghargaan tertinggi dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (TRC PPA Indonesia).
Penghargaan bergengsi ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor SK-1045/HAR/TRCPPA/I/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada tanggal 9 Januari 2026. Lebih dari sekadar penghargaan institusi, TRC PPA Indonesia juga memberikan apresiasi khusus kepada sejumlah personel kunci atas dedikasi dan kepemimpinan mereka.
Jajaran Polres Ternate dan Personel yang Meraih Predikat Terbaik:
1. Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., dianugerahi sebagai Pemimpin Terbaik Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Tahun 2026.
2. Wakapolres Ternate meraih predikat Wakil Pemimpin Terbaik Pendukung Program Perlindungan Perempuan dan Anak.
3. Kasat Reskrim Polres Ternate diganjar sebagai Kepala Satuan Terbaik dalam Penanganan Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak.
4. Kanit PPA Polres Ternate dinobatkan sebagai Kepala Unit PPA Terbaik se-Provinsi Maluku Utara.
5. Seluruh Anggota Unit PPA Polres Ternate dianugerahi gelar sebagai Tim Perlindungan Perempuan dan Anak Terbaik Tahun 2026.
Bertempat di Lapangan Apel Polres Ternate, Sabtu (14/2). Tim TRC PPA menjelaskan penghargaan diberikan atas capaian kinerja periode 2025–2026, di antaranya respons cepat terhadap kasus, pelaksanaan program edukatif, serta dukungan struktur organisasi. Dalam catatan penilaian, beberapa penanganan perkara dinilai menonjol, seperti penemuan korban kasus penculikan anak pada Januari 2025 dalam waktu kurang dari tiga jam, respons penanganan kerumunan remaja pada Februari 2025 dalam 15 menit, serta pengamanan kasus pencurian oleh remaja pada Maret 2026 dalam dua jam.
Program edukasi juga menjadi faktor penilaian, termasuk kegiatan sosialisasi anti-perundungan dan literasi digital kepada lebih dari 600 siswa SD dan SMP, patroli cipta kondisi disertai edukasi di titik rawan, serta kolaborasi lintas sektor dengan DP3A, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. TRC PPA juga menilai pembentukan tim respons cepat di Sat Reskrim serta pelaksanaan tugas Unit PPA yang sesuai peraturan menjadi indikator penting.
Ketua Nasional TRC PPA Indonesia, Ibu Jeny Claudya Lumowa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus pesan motivasi kepada seluruh jajaran Polres Ternate.
“Saya mengucapkan selamat kepada Polres Ternate. Tetaplah semangat dan jangan pernah lelah untuk melindungi perempuan dan anak-anak di Ternate. Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi kalian,” ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan, prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan perlindungan bagi masyarakat di masa mendatang.
Saat menerima penghargaan, Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini adalah milik bersama, hasil kerja keras seluruh personel dan dukungan masyarakat.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya tugas, tetapi merupakan fokus utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian di Kota Ternate. Penghargaan dari TRC PPA ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat komitmen,” ujar AKBP Anita Ratna Yulianto.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi yang telah terjalin antara kepolisian, instansi terkait, dan peran aktif masyarakat. Menurutnya, sinergi ini adalah kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Dengan diraihnya penghargaan tertinggi ini, Kapolres Ternate berharap seluruh personel, khususnya jajaran Sat Reskrim, semakin termotivasi untuk memperkuat kinerja, memberikan pelayanan publik yang prima, serta bersama-sama menciptakan lingkungan Kota Ternate yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan bagi seluruh perempuan dan anak.**()

Tidak ada komentar