Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

FPH Minta Warga Lingkar Tambang Jangan Percaya Hasutan Fahri Yamin

Ketua FPH: Muhammad Kacoa TOBELO, KoranMalut.Co.Id - Forum Peduli Halmahera Utara (FPH) geram dengan sikap Mantan Kepala Desa (Kades) Ngofak...

Ketua FPH: Muhammad Kacoa

TOBELO, KoranMalut.Co.Id - Forum Peduli Halmahera Utara (FPH) geram dengan sikap Mantan Kepala Desa (Kades) Ngofakiaha, kecamatan Malifut kabupaten Halmahera Utara, Fahri Yamin. Hal itu lantaran Fahri  mengatasnamakan Lembaga Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang menyudutkan PTNHM. Warga Lingkar tambang diminta jangan mempercayai Hasutan dan fitnah Fahri Yamin.

Ketua FPH Halut Muhammad Kacoa biasa disapa Ko Maco itu mengatakan, bahwa Warga Masyarakat lingkar tambang PT NHM pastinya suda merasakan sendiri secara kasat mata bagimana PT NHM dibawa kepemimpinan Hi Robert terjadi perubahan signifikan. Baik itu Kucuran bantuan sosial, Bantuan bedah rumah, santunan, dan bahkan bantuan rumah ibadah. 

Tentunya kebaikan Hi Robert itu, harus disyukuri karena Kehadiran NHM ditangan Hi Robert merupakan berkat bagi Masyarakat Lingkar Tambang," Si Mantan Kades Ngofakiaha itu tidak pernah bersyukur, dan mencoba membawa kepentingan pribadi membodohi masyarakat untuk menyudutkan NHM, tentunya Masyarakat jangan percaya hasutan dari si Fahri itu," Terang Ko Maco Rabu (07/09)

Ko Maco menjelaskan bahwa selaku pemerhati terhadap kesejahteraan dan kemakmuran Daerah Halut ini, tentunya merasa terpanggil dengan adanya gerakan gerakan perorangan yang mengatas namakan Masyarakat lingkar tambang kemudian memfitnah Hi Robert dan menghasut masyarakat lingkar tambang hanya demi memuluskan kepentingan pribadi, "Warga Lingkar Tambang harus mampu melihat keterbukaan dan transparansi PT NHM di tangan Hi Robert, sebab pada saat NHM ditangan Newcrest begitu banyak ketimpangan dan marjinal kepada Masyarakat, sekarang dengan kehadiran Hi Robert Warga melihat langsung kebijakan NHM, Oleh Karena itu Warga harus mendukung penuh kegiatan NHM untuk mensejahterakan rakyat lingkar tambang," tuturnya.**(jm).

Tidak ada komentar