Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Didampingi Babinsa Koramil 1508-02/Galela, Tim Kesehatan Berikan Sosialisasi Tentang Vaksinasi Anak

HALUT, KoranMalut.Co.Id - Di tengah lonjakan kasus Virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah terus mengupayakan agar target vaksinasi Covid-1...


HALUT, KoranMalut.Co.Id - Di tengah lonjakan kasus Virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah terus mengupayakan agar target vaksinasi Covid-19 terpenuhi, begitu juga vaksinasi terhadap anak usia 12-17 tahun. Berkaitan dengan hal tersebut, Tim Puskesmas Soakonora dr. Ami yang didampingi Kapolsek Galela Iptu Angga Perdana Putra dan Babinsa Koramil 1508-02/Galela Sertu Asmar memberikan sosialisasi dan edukasi vaksinasi Covid 19 kepada orang tua tentang vaksinasi anak. Bertempat di MAN 1 Halut Desa Seki Kecamatan Galela Selatan Kabupaten Halmahera Utara, Rabu (29/9/2021).

Kepala sekolah MAN 1 Halut bapak Hatta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa pihak sekolah sangat mendukung kegiatan ini. Kami mengundang orang tua dan siswa agar memperoleh sosialisasi dan edukasi langsung dari petugas kesehatan atau yang lebih mengerti tentang vaksin.

Babinsa Koramil 1508-02/Galela Sertu Asmar mengatakan, mari kita sebagai orang tua memberi pemahaman kepada anak anak kita tentang manfaat vaksin covid 19 ini. Tidak usah takut dengan vaksin yang dari Pemerintah berikan kepada kita semua karena vaksin ini sudah teruji dan terbukti aman dan hallal, katanya.

Jangan khawatir tentang anak yang memiliki penyakit karena mereka tidak akan langsung disuntik tetapi akan di screening dulu atau mendapatkan pemeriksaan fisik terlebih dahulu sebelum menerima vaksin, ujarnya.

Sementara dr. Ami dalam materinya mengatakan, agar masyarakat tidak mempercayai berita-berita hoaks yang beredar di media sosial. Karena menurutnya pemerintah tidak mungkin mau mencelakakan masyarakatnya. Namun setelah melakukan vaksin masyarakat tetap harus melaksanakan Protokol Kesehatan yang selama ini dilakukan.

Dia banyak menjelaskan tentang vaksin ini. Selanjutnya, menjelaskan juga bahwa pemberian vaksinasi covid untuk anak 12-17 tahun sudah di setujui oleh IDAI (ikatan dokter anak indonesia) dan tidak akan memberikan efek buruk kepada kesehatan anak.

Dia juga mengatakan, remaja dengan segala aktifitas dan pergaulan nya seringkali tidak patuh protokol dan beresiko menjadi sumber penularan Virus covid. Terutama dengan diaktifkannya sekolah tatap muka, di harapkan siswa siswi serta para Guru sudah menerima vaksinasi covid untuk menghindari terjadinya kluster sekolah, ujarnya.**(WYU-1508)

Tidak ada komentar