Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Silolowa Wakil Walikota, Abdullah Taher, Direspon Oleh Warga Fitu.

TERNATE, KoranMalut.Co.Id - Wakil Walikota Ternate Abdullah Tahir disambut antusias warga Kelurahan Fitu, Kota Ternate Selatan dalam rangk...

TERNATE, KoranMalut.Co.Id - Wakil Walikota Ternate Abdullah Tahir disambut antusias warga Kelurahan Fitu, Kota Ternate Selatan dalam rangka Silaturahmi bersama warganya jelang berakhirnya masa jabatan pemerintahan Burhan Abdurahman-Abdullah Tahir (BUR-ADA) periode 2015-2020.

Kegiatan bertajuk “Sililoa dan Wawali Menyapa” ini direspons positif oleh kalangan pemuda warga Fitu, Kota Ternate Selatan.
Harno, salah satu warga Fitu yang mewakili pemuda Kelurahan Fitu dalam sambutannya mengawali Silaturahmi tersebut menyatakan, kehadiran Wakil Walikota Ternate ini menambah keyakinan penuh pemuda Fitu bahwa adanya perhatian pemerintah mengedepankan pembangunan berkelanjutan di wilayah ini, termasuk fasilitas kegiatan kepemudaan yang selama ini kurang mendapat perhatian sehingga menimbulkan kesenjangan.

“Ini saatnya warga Fitu ambil sikap dan buktikan komitmen kami mendukung program pembangunan berlenjutan yang akan dilanjutkan pak Haji Abdullah Tahir pada momentum Pilwako 2020,” tegas Harno yang juga Wakil ketua pemuda Fitu ini.

Terpisah, Wakil Walikota Ternate yang juga Bakal Calon Walikota Abdullah Tahir saat menyapa warga dalam acara tersebut menyatakan, siap lahir batin memimpin dan melanjutkan pembangunan Kota Ternate periode 2020-2025.

Lebih lanjut Haji Dula biasa ia disapa, menuturkan terkait kontestasi Pilwako 2020 mendatang, dirinya tengah mengikuti proses tahapan pilkada serentak yang sedang berlangsung.

Meski baru mengantongi 4 kursi di DPRD, pihaknya optimis bakal mendapat rekomendasi dari sejumlah partai yang akan mengusung dirinya sebagai calon Walikota dalam kontestasi Pilwako Ternate 2020.

“Sementara ini saya sudah mengantongi 4 kursi Partai Demokrat, hanya saja perlu menambah 2 kursi sebagai syarat Undang-undang agar bisa mendaftar sebagai calon walikota. Sementara ini sedang dibangun komunikasi dengan teman-teman pimpinan parpol untuk mendorong agar dapat melengkapi kekurangan kusri,” terangnya.

Dikatakan rutinitas menyapa wagra kota Ternate kerap dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi serta mengevaluasi berbagai problem dinamika kota sehingga menjadi acuan dan tolak ukur kesuksesan pembangunan berkelanjutan di semua sektor.

“Sekarang ini saatnya orang Ternate sendiri yang harus menyatakan sikap bagaimana agar supaya bisa mengambil tongkat estafet. Benar apa yang disampaikan oleh wakil ketua pemuda tadi, bahwa wagra Kelurahan Fitu harus mengambil sikap pada momentum Pilwako ini kalau mau pembangunan berkelanjutan lima tahun kedepan menjadi harapan bersama sesuai dengan Renstra Pemkot Ternate,” ucap Abdullah Tahir saat ditemui deteksimalut.com usai silaturahmi dengan warga Kelurahan Fitu, Kota Ternate Selatan, Sabtu (26/10/2019) malam tadi.

Menurutnya, harus diambil tongkat estafet, apalagi sekarang pihaknya berada dalam lingkaran system pemerintahan, jika ia terpilih sambungnya, atas keinginan masyarakat Ternate maka pihaknya akan melanjutkan program pemerintahan Burhan Abdurahman yang sedang berlangsung.
“Saya menyadari penuh, bahwa saat ini pembangunan belum merata di semua kelurahan termasuk kelurahan Fitu sendiri, sebab anggaran APBD kita itu sangat terbatas, sehingga disemua kelurahan harus terjangkau, memang semua usulan melalui Musrembang dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai ke tingkat kota tidak semua bisa diakomodir dan ini sudah dirasakan semua keluranahan. Jadi memang bertahap dari tahun ke tahun sampai berakhir masa jabatan.

“Ini pertemuan awal yang ke sekian kalinya, dalam rangka silaturahmi yang sebelumnya juga saya lakukan di kelurahan lain, jauh sebelum tahapan Pilwako, kita silaturahmi biasa menyerap aspirasi, nanti ada pertemuan-pertemuan berikutnya,” imbuh mantan Anggota DPRD Kota Ternate tiga periode itu.**(red/km)