Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Sepakbola Maluku Utara Dalam Pusaran Pencurian Umur

Ahmad Sambiring Usman Mantan Pemain Persiter  KoranMalut.Co.Id - Sebuah surat di terima oleh official tim persiter Ternate dari Pandis (...

Ahmad Sambiring Usman Mantan Pemain Persiter 
KoranMalut.Co.Id - Sebuah surat di terima oleh official tim persiter Ternate dari Pandis ( Panitia Disiplin ) piala soeratin U-17, isinya sungguh menyayat hati Persiter Ternate yang mewakili prov. Maluku Utara di diskualifikasi dari turnamen piala soeratin U-17 dan tempat mereka di gantikan oleh Persita Tangerang, lawan yang persiter kalahkan dengan penuh perjuangan di semifinal. Penantian dan harapan itu seketika hancur tak tersisa di karenakan masalah klasik di sepakbola Indonesia. Ya.. kasus pencurian umur seakan menjadi kanker ganas dalam tubuh persiter Ternate.

Terlepas siapa yang melaporkannya, itu hanya bagian dari proses melawan pencurian umur, dan seharusnya terkait siapa dan maksud apa itu tidak penting. Tetapi untungnya tim beserta pelatih bisa lolos dari hukuman berat. Karena kasus pencurian umur biasanya tidak ada ampun, dan ini sangat memalukan. Bagaimana bisa turnamen berskala besar seperti piala soeratin ini panitia bisa kecolongan?? Ini menandakan bahwa kasus pencurian umur hanya bisa di lawan dari sikap jujur dari semua pihak, dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. Semua stakeholder harus bersatu dalam melawan kasus ini.

Belum hilang luka itu, sekarang muncul lagi sebuah kasus serupa  yang dilakukan oleh tim persihalbar. Satu pemain persihalbar terindikasi melakukan pemalsuan data. Hal ini telah di gugat oleh tim persiter Ternate pada tgl 20 September 2019 dan keputusan komdis PSSI Asprov Maluku utara  pada tgl 26 September 2019 menyatakan tim persihalbar dan pemain yang bersangkutan bersalah dan di kenai sanksi. What ??? Ini seperti anda melakukan tamparan pada wajah anda sendiri. Siapa yang mau di salahkan? Ini tentang perkembangan sepakbola Maluku utara. Kenapa tidak ada yang mau belajar dengan kasus persiter Ternate di piala soeratin 2017? Kenapa masih ada yang mau menghalalkan segala cara, guna meraih sebuah kemenangan semu? Berpikirlah sejenak. Prestasi dalam sepakbola itu tentang sebuah proses. Maka berproses lah dengan sehat dan dengan disiplin yang ketat serta semangat pantang menyerah.

So, STOP PANCURI UMUR GUYS ! Cukuplah kita mempermalukan diri di kancah nasional dengan kasus pencurian umur ini, jangan di buat makin runyam sepakbola kita hanya karena inginkan sebuah kemenangan dan makang puji saja.

Berkaca pada tim soeratin persiter Ternate U-17. Berangkat dengan penuh harapan, namun pulang dengan cara ‘di singkirkan’ dari turnamen secara tidak terhormat, tanpa medali, dan tanpa kebanggaan. Hanya karena sebuah kasus yang bernama PENCURIAN UMUR. **(Red)