Bupati, Tim SAR, TNI, Dan BNPB Monitoring Lokasi Bencana LABUHA, KoranMalut.Co.Id - Gempa Berkekuatan 7,2 Magnitudo yang mengguncang K...
![]() |
| Bupati, Tim SAR, TNI, Dan BNPB Monitoring Lokasi Bencana |
Data yang dihimpun media ini menyebutkan, 3 korban meninggal dunia, yakni Aisyah (54) asal desa Ranga-Ranga, Kecamatan Gane Barat Selatan) akibat tertimpa bangunan. Kedua, Aspar Mukmat (20) desa Gane Dalam Kecamatan Gane Timur Selatan, akibat tertimpa bangunan dan Sagaf Girato dari Desa Yomen, Kecamatan Joronga, akibat tertimpa bangunan. Sedangkan seorang bayi, Muhammad Rifai (3 bulan) asal desa Wayatim Kecamataan Bacan Timur Tengah mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan mencatat kerusakan bangunan rumah warga di sejumlah desa di wilayah Gane dan Bacan di antaranya di Desa Ranga-Ranga 300 unit, Desa Gane Dalam 380 unit, Desa Sawat 6 unit, Desa Gaimu 10 unit, Desa Kuo 10 unit, Desa Liaro 20 unit, Desa Tomara 40 unit dan Desa Tanjung Jere 2 unit. Dari total rumah warga ini dalam kondisi rusak berat.
Desa Ranga-Ranga terdapat dua sekolah mengalami rusak berat dan satu rumah ibadah gereja rusak berat. Sedangkan di Desa Gane Luar 3 unit sekolahan rusak berat dan 1 masjid rusak berat.
Tim Terpadu Kabupaten Halsel terdiri dari TNI, Polri, BPBD, SAR, Dinkes, Dinsos, PUPR, Satpol PP, BMKG dan PMI Halsel, pada pukul 10.40 WIT, Senin (15/7/2019) berangkat menuju wilayah Gane dan Bacan bagian Timur atau di daerah-daerah yang terkena dampak gempa untuk mendata kerusakan bangunan maupun korban,serta memberi bantuan, seperti terpal, tikar/matras, makanan/minuman dan obat-obatan.
"Pemkab Halsel terus melakukan monitoring ke seluruh wilayah yang terkena dampak bencana alam untuk mengecek langsung kerusakan bangunan, korban dan jumlah pengungsi disebabkan gempa tektonik yang terjadi minggu kemarin.
" kata Sudarto Abdul Wahab dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan. Tutupnya"** (Bar)

