LABUHA, KoranMalut.Co.Id - Kepala Sekolah SMP N5 dan Kepsek SDN 125 Halsel, terindikasi melakukan sejumlah proyek menggunakan dana BOS ...
Menurut sumber yang enggan di sebutkan namanya itu kepada Wartawan KoranMalut.co.id, ini menurutnya, Kedua ASN tersebut melakukan praktek proyek jual beli buku K13 tersebut dengan memanfaatkan kapasitas sebagai kepala sekolah untuk meraup keuntungan dari proyek tersebut.
Sementara dari proyek pembelian buku K13 tersebut menggunakan dana Bos di tiap-tiap Kepsek (kepala sekolah) di wilayah Bacan timur dan Kepsek (kepala sekolah) di wilayah Gane dengan diberikan fee (bonus) dari Perusahan sebesar 10 persen dan 7,5 persen.
Sementara Kepsek SMP N5 Halsel Ikram M Zen dikonfirmasi Membantah tudingan tersebut, menurut Ikram ada sejumlah perusahan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk menawarkan sejumlah Buku dengan diberikan persen disetiap sekolah yang bersedia belanja buku di perusahan tersebut.
Lanjut Ikram jika dalam belanja buku dengan total Rp 1 Juta maka pihak perusahan tersebut mengembalikan 7,5 persen hingga 10 persen dari totoal belanja Rp 1 juta atau Rp 75.000 hingga Rp 100.000 kepada pihak kepala sekolah yang belanja buku tersebut," cetus Ikram.**(Bar)

