SANANA, KoranMalut.Co.Id - Dialog Stop Kekerasan Terhadap perempuan dan anak yang di laksanakan oleh Forum Mahasiswa Mangoli Raya (Fommara...
kegiatan ini dilaksanakan di Block Garafity desa Fagudu, dihadiri oleh sejulah Organisasi yang ada di kabupaten kepulauan Sula (Kepsul) yaitu Ketau DPD KNPI, Pembebasan, Ketua PMII, Dinas P3AP2KP, YLBH-RKS, Yunit PPA Polres Sula dan gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Untuk dialog ini sebagai Nasumber yaitu Kadis P3AP2KB Ismiyati Gay, Yunit PPA Polres Bripda maryani Hayun, YLBH-RKS Iksan Buamona, dan Aktivis pemerhati perempuan dan anak. Maryam Sapsuha
Ketua umum Fommaray Nurmaya Kemhai mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari agenda kami khususnya pada bidang pemberdayaan perempuan.
Sehingga kami dari Fommaray Sulut mengagendakan di kabupaten kepulauan sula (Kepsul) mengingat kami dari organisasi Fommaray sangat peduli dengan masaalah seperti ini, khususnya Kabupaten Kepulaun Sula yang saat ini, tingkat Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak semakin meningkat Misalnya Dengan beberapa Kausus yang terjadi saat ini
Terkait kasus sebelumya kita coba silaturahim dan diskusikan dengan Kapolres dan beberapa kawan kawan aktivis di Sula ternyata Sula terindikasi sangat menjadi perhatian bagi kita semua untuk cegah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak saat ini. ujar ketua Umum Fommaray Nurmaya Kemhai
Selain itu pada Dialog tersebut Mewakili Dewan penasehat Organisasi Fommaray sekaligus sesepu pulau mengloi M Natsir Sanagaji menyampaikan bahwa kegiatan Stop kekersan seksual terhadap perempuan dan anak ini bukan saja kita egenda secara serimonial saja tetapi kita harus mengawal terus untuk pencegahannya dan dari hasil diskusi dari teman teman OKP , Fommaray dan farum P2KB yang selalu giat dengan hal ini. Imbuh M nistsir sanagaji selaku dewan penasehat organisasi Fommaray dan juga bakal anggota DPRD kepsul
Tambah M Natsir sagaji selaku sesepu juga berharap organisasi ini berda pada wilayah yang ilmiah seperti ini saja seperti ini saja Karena tahun depan kita berada di tahun politik yang cukup memenas oleh karna itu selaku sesepu Pulau Mangoli yang memberikan sambutan ini agar Fommaray jangan terpengaruh Dengan Arus politik yang terjadi di Negari ini. harap M Natsir selaku sesepu pulau mangoli dan mewakili dewan penasehat organisasi Fommaray
Apabila Pemerintah Daerah membuat hal yang benar segera memberikan dukungan tetapi pemerintah daerah berda di jalan yang sala segara mengkritisi. Tegas M Natsir snagaji
Terpisah sambutan Ketua GOW Hong Fince yang di wakilkan oleh sekretaris Domini La Jarawala sekaligus membuka acara Dialog tersebut menyampaikan tingkat Kekerasan seksual terhadap perempuan dan di kabupaten kepulauan Sula ini menjadi perhatian kita bersama. dan persoalan kekerasan seksual ini ibarat gunung Es bukan lagi menjadi persoalan bangsa kita sendiri melainkan menjadi persoalan dunia
Lanjutnya, sehingga persoalan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak kami sangat mengharapkan kegiatan ini tidak hanya sampai di sini saja sebatas wacana tetapi butuhkan eksen dan GOW akan selalu ada dan tetap mengawal kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di kabupaten kepulauan Sula dan seluruh Narasumber brserta ade-ade mahasiswa Fommaray yang melakukan kegiatan ini. Harapnya Sekretaris GOW yang mewakili sambutan ketua GOW. Tutupnya** (Is)

