TERNATE Koranmalut.Com, - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Utara (Malut) melaksanakan Corner D...
Diskusi tersebut di hadiri Lima narasumber yakni Dr, Ridha adjam akademisi Unkhair, Dr, muammill Sun'an Akademisi Unkhair, Ir, Ruslan M. Umar, ketua Perhapi Malut. Ikram Halil, wakil ketua bidang Nakertrans KNPI Malut, Umar Sangadji Kapala dinas Nakertrans Malut,
Kapala dinas Nakertrans Malut Umar Sangadji Usai kegiatan di temui awak media menyatakan, penyediaan pekerjaan semua tergantung Akil, kerena apa alat yang ada di tambang, semua adalah alat-alat yang canggih,
" Saya kira untuk mengawasi tenaga kerja asing, kami selalu memantau, dan kami memberikan rambu-rambu sesuai regulasi yang ada, sehingga mereka masuk kami bisa berkoordinasi dengan kabupaten/kota, apalagi kota sebagai gerbang masuknya tenaga asing," Ungkap Umar
Umar Menambahkan, ada badan yaitu tim Pengawasan Orang Asing (Pora) didalam tim tersebut ada ada Badan intelejen Negara, (BIN) Kejaksaan, semua kami libatkan, untuk mengawasi orang asing
"Pora ini adalah salah satu untuk mendeteksi orang asing, dan segalanya kami pantau" tegasnya
Umar mengapresiasi kinerja KNPI Malut, kami berharap tidak hanya sebatas ini saja, tetapi ada kelanjutannya, dan kami pemerintah siap di kritik, sehingga mari sama-sama kita lengkapi yang belum lengkap
Sementara itu ketua DPD KNPI Malut Thamrin Ali Ibrahim, menyatakan ini adalah diskusi rutin yang di bangun oleh KNPI, untuk bisa mengagresi banyak persoalan di Malut yang menurut kami untuk mempersiapkan medium untuk, bisa bercerita dan bisa Menyampaikan
"KNPI menilai semakin minim bahkan krisisnya pertemuan-pertemuan yang membahas tentang kerakyatan, salah satunya malam ini membahas tentang ketenagakerjaan, dari waktu-waktu yang tidak tergambarkan secara jelas" jelasnya
Thamrin menabrakan bagaimana si menyelesaikan kasus-kasus angka tenaga kerja yang semakin tahun semakin memproduksi banyak pengangguran di malut,
"Ini adalah pintu masuk KNPI untuk bagaimana melakukan proses fasilitasi terhadap kebijakan dan regulasi"
KNPI Melakukan diskusi, melakukan kunjungan lapangan, melakukan pemodelan rekomendasi kepada pemerintah provinsi, kabupaten maupun DPRD,. Tutupnya,** (Nay)
